Yuk di klik link berikut :
PUSTAKANUR.BLOGSPOT.Com
[ Pustaka ilmu, Ikhtibar Qalbu ]
Senin, 06 April 2026
Sabtu, 28 Maret 2026
Bahari (bacaan hari ini)
BaHari 001 ✒️Cara Beragama yg Benar
☝🏼Walaupun tujuan mereka menyembah kuburan atau selainnya itu untuk beribadah kepada Allah, atau sebagai perantara untuk mendekatkan diri kepada Allah. Maka semua itu telah dibantah oleh Allah sendiri dalam firman-Nya, dan disebutkan bahwa perbuatan tersebut sebagai sebuah kekufuran. Sebagaimana firman Allah (artinya)
“Dan orang-orang yang mengambil wali (pelindung) selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat kufur.” (QS. Az Zumar: 3)
👉Karenanya, seseorang dikatakan telah berislam dengan benar jika ia telah menghilangkan sekutu bagi Allah dan ikhlas di dalam beribadah kepada-Nya.
("Bagaimana tata cara beragama yg benar? Yuuk, baca selengkapnya pada tautan berikut yaa.)
Sumber:
https://buletin.muslim.or.id/cara-beragama-yang-benar/
Jazaakumullahu khoiron katsiiron (جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا كَثِيْرًا)
Jumat, 27 Februari 2026
TAHUKAH ANDA ?
KEBENARAN AKAN
MENJADI SUATU YANG ASING
Di zaman
sekarang ini, banyak sekali kaum Muslimin yang mengikuti dan meniru-niru orang
kafir dan tidak mau mempelajari agama Islam. Akibatnya, banyak sekali kaum
Muslimin yang tidak mengenal agama mereka sendiri. Bahkan ketika ada seseorang
yang menjalankan ibadah atau berpenampilan sesuai dengan tuntunan Rasûlullâh
Shallallahu ‘alaihi wa sallam , banyak orang yang mengaku Muslim yang mengejek
mereka, bahkan dengan lancang berani mengatakan bahwa orang tersebut adalah
orang yang sesat.
Sungguh benar
apa yang dikatakan oleh Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
بَدَأَ الإِسْلاَمُ
غَرِيْبًا وَسَيَعُوْدُ كَمَا بَدَأَ غَرِيْبًا فَطُوْبَى لِلْغُرَبَاءِ
Islam datang
dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana dia datang, maka
beruntunglah orang-orang yang asing tersebut.[10]
Di dalam
riwayat lain ketika Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya
tentang siapakah orang-orang asing tersebut, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda:
قَوْمٌ صَالِحُونَ
قَلِيلٌ فِي نَاسِ سَوْءٍ كَثِيرٍ، مَنْ يَعْصِيهِمْ أَكْثَرُ مِمَّنْ يُطِيعُهُمْ
Mereka adalah
orang-orang shalih yang jumlahnya sedikit di antara orang-orang buruk yang
jumlahnya banyak. Orang yang menyelisihi mereka lebih banyak daripada orang
yang menuruti mereka[11]
Sumber Referensi
(baca lebih lanjut) :
https://almanhaj.or.id/6531-jika-beragama-mengikuti-kebanyakan-orang.html
Senin, 16 Februari 2026
Muhasabah
KETIKA SYAHWAT SUDAH DI UBUN UBUN
apa yang akan kita lakukan, apa yang kita pikirkan, maka yuk di simak video Muhasabah berikut ini !
MOTIVATION
PERSIAPAN MENYAMBUT RAMADHAN
Aduhhhh, udah terlambat ya ga' sih... lusa atau beberapa hari ke depan udah puasa. apa yang udah lo siapin, apa yang lo akan lakuin dengan Ramadhan kali ini. yuk kita simak di video kita kali ini.
Semoga Ramadhan kali ini, Allah Shubhanahu wa ta'ala menjadikan kita orang pilihan dengan keistiqamahan taubat dan senantiasa bertakwa......amiin
Kamis, 29 Januari 2026
RUBRIK NMH
PENYEMBUHAN DENGAN AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH
Oleh :
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir
Jawas حفظه الله
Allah menciptakan makhlukNya dengan memberikan cobaan dan ujian, lalu menuntut konsekwensi kesenangan, yaitu bersyukur; dan konsekwensi kesusahan, yaitu sabar. Hal ini bisa terjadi dengan Allah membalikkan berbagai keadaan manusia sehingga peribadahan manusia kepada Allah menjadi jelas. Banyak dalil-dalil yang menunjukkan bahwa musibah, penderitaan dan penyakit merupakan hal yang lazim bagi manusia. Dan semua itu pasti menimpa mereka, untuk mewujudkan peribadahan kepada Allah semata, serta untuk melihat siapa yang paling baik amalnya.
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
Hidup ini tidak lepas dari cobaan dan ujian; bahkan cobaan dan ujian merupakan Sunnatullah dalam kehidupan. Manusia diuji dalam segala sesuatu, baik dalam hal-hal yang disenangi maupun dalam hal yang dibenci dan tidak disukai. Allah berfirman :
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Tiap-tiap yang berjiwa akan
merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai
cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu
dikembalikan“.[Al Anbiya`/21: 35].
Tentang ayat ini, Ibnu Abbas berkata: “Kami akan menguji kalian dengan kesulitan, kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan maksiat, petunjuk dan kesesatan”[1].
Berbagai macam penyakit merupakan bagian dari cobaan Allah yang diberikan kepada hambaNya. Sesungguhnya, cobaan-cobaan itu merupakan Sunnatullah yang telah ditetapkan berdasarkan rahmat dan hikmahNya. Ketahuilah, Allah tidak menetapkan sesuatu, baik berupa takdir kauni (takdir yang pasti berlaku di alam semesta ini) atau syar’i, melainkan di dalamnya terdapat hikmah yang amat besar, sehingga tidak mungkin bisa dinalar oleh akal manusia. Berbagai cobaan, ujian, penderitaan, penyakit dan kesulitan, semua itu mempunyai manfaat dan hikmah yang sangat banyak.
"(ikhwah yang disayangi Allah Ta'ala, selanjutnya Silahkan klik link tautan sumber, untuk membaca lebih lanjut...)"
Senin, 05 Januari 2026
LINK tautan S.ID PUSTAKANUR
Yuk di klik link berikut : s.id/studiopustakanur
-
Saudaraku yang aku sayangi dan disayangi oleh Allah Shubhanahu wa ta'ala .... saat ini sering kita mendengar perkataan, ketika meli...
-
Buatmu yang ingin tahu lebih banyak tentang shalat, berikut admin berikan link terkait bahasan kita kali ini. Untuk menyimaknya silahkan kli...
-
BENARKAH CARA BERISLAM KITA? [1] Tidak bisa dipungkiri Islam “lahir” lebih 14 abad yang lalu, selang waktu yang sangat lama ini sangat mem...