PENYEMBUHAN DENGAN
AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH
Oleh :
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir
Jawas حفظه الله
Sumber repost: https://almanhaj.or.id/26472-penyembuhan-dengan-al-quran-dan-as-sunnah.html
Allah menciptakan makhlukNya dengan
memberikan cobaan dan ujian, lalu menuntut konsekwensi kesenangan, yaitu
bersyukur; dan konsekwensi kesusahan, yaitu sabar. Hal ini bisa terjadi dengan
Allah membalikkan berbagai keadaan manusia sehingga peribadahan manusia kepada
Allah menjadi jelas. Banyak dalil-dalil yang menunjukkan bahwa musibah,
penderitaan dan penyakit merupakan hal yang lazim bagi manusia. Dan semua itu
pasti menimpa mereka, untuk mewujudkan peribadahan kepada Allah semata, serta
untuk melihat siapa yang paling baik amalnya.
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ
لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
“Yang menjadikan mati dan hidup,
supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia
Mahaperkasa lagi Maha pengampun” [Al Mulk/67:2]
Hidup ini tidak lepas dari cobaan
dan ujian; bahkan cobaan dan ujian merupakan Sunnatullah dalam kehidupan.
Manusia diuji dalam segala sesuatu, baik dalam hal-hal yang disenangi maupun
dalam hal yang dibenci dan tidak disukai. Allah berfirman :
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ
بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Tiap-tiap yang berjiwa akan
merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai
cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu
dikembalikan“.[Al Anbiya`/21: 35].
Tentang ayat ini, Ibnu Abbas
berkata: “Kami akan menguji kalian dengan kesulitan, kesenangan, kesehatan dan
penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan maksiat,
petunjuk dan kesesatan”[1].
Berbagai macam penyakit merupakan
bagian dari cobaan Allah yang diberikan kepada hambaNya. Sesungguhnya,
cobaan-cobaan itu merupakan Sunnatullah yang telah ditetapkan berdasarkan
rahmat dan hikmahNya. Ketahuilah, Allah tidak menetapkan sesuatu, baik berupa
takdir kauni (takdir yang pasti berlaku di alam semesta ini) atau syar’i,
melainkan di dalamnya terdapat hikmah yang amat besar, sehingga tidak mungkin
bisa dinalar oleh akal manusia. Berbagai cobaan, ujian, penderitaan, penyakit
dan kesulitan, semua itu mempunyai manfaat dan hikmah yang sangat banyak.
"(ikhwah yang disayangi Allah Ta'ala, selanjutnya Silahkan klik link tautan sumber, untuk membaca lebih lanjut...)"